Banner utama

items



Kirim

Musrenbang RKPD 2026: Mimika Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Digitalisasi Menuju Pasar Global



TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di Aula Bappeda, Senin (30/03/2026) ini, menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forkopimda.

Musrenbang RKPD 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen vital untuk memastikan bahwa pembangunan di tahun 2027 mendatang berjalan efektif. Fokus utamanya adalah menyelaraskan aspirasi masyarakat dari tingkat distrik dengan prioritas pembangunan tingkat kabupaten dan provinsi.

Dalam arahannya, Pemerintah Kabupaten Mimika menekankan bahwa sinkronisasi program lintas level pemerintahan sangat diperlukan. Tujuannya jelas: memastikan setiap indikator capaian dan target kinerja program pelayanan publik bermuara pada satu titik, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat Mimika secara luas.

Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam forum ini adalah keberhasilan produk asli Mimika dalam kancah perdagangan internasional. Bupati Rettob mengapresiasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada kearifan lokal.

"Potensi ekonomi kita kini memiliki nilai tambah yang sangat kompetitif. Keberhasilan produk lokal Mimika menembus pasar internasional, seperti Belanda dan Amerika Serikat, adalah bukti nyata bahwa komoditas kita punya daya saing tinggi," ungkapnya.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, tema pembangunan tahun ini difokuskan pada tiga pilar utama:

1. Akselerasi Ekonomi Kerakyatan: Penguatan potensi lokal sebagai motor penggerak ekonomi.

2. Pemberdayaan UMKM dan Koperasi: Memberikan ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan profesional.

3. Percepatan Digitalisasi: Mendorong pemanfaatan teknologi sebagai katalisator pemasaran dan pelayanan publik.


Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong pemanfaatan platform digital bagi para pelaku ekonomi. Transformasi ke arah ekosistem daring (online) terbukti memberikan dampak positif bagi pendapatan masyarakat, sekaligus mempermudah akses pelayanan publik menjadi lebih transparan dan efisien.

Melalui forum Musrenbang ini, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat memadukan visi dan menetapkan skala prioritas secara cermat. Dengan perencanaan yang terintegrasi dan berbasis pada kebutuhan riil di lapangan, setiap kebijakan yang dihasilkan diharapkan menjadi pondasi yang kokoh bagi kemajuan berkelanjutan Kabupaten Mimika.